Museum A. Yani, Saksi Bisu Peristiwa G 30 S/PKI

Senin, 03 Juni 2013 | 15:18 WIB

TEMPO.CO, Jakarta: Rumah yang terletak di jalan Lembang no D58 Menteng, Jakarta ini sekilas seperti rumah lainnya di kawasan tersebut. Tapi jangan salah, rumah yang berseberangan dengan rel kereta api jurusan Tanah Abang ini, memiliki cerita sejarah menyangkut peristiwa G 30 S/PKI, rumah bergaya arsitektur belanda ini bekas milik Pahlawan Revolusi Jenderal Ahmad Yani.

Sejak diresmikan menjadi museum Sasmitaloka Jenderasl Ahmad Yani pada 1 Oktober 1966 oleh Panglima Angkatan Darat Jenderal TNI Soeharto, kondisi rumah serta koleksi pribadi Jenderal Ahmad Yani masih terjaga dengan baik.

Diantara bagian rumah yang menjadi daya tarik pengunjung adalah pintu kaca yang tertembus peluru yang akhirnya mengenai badan Ahmad yani, serta lokasi dimana Ahmad Yani roboh dan meninggal dunia.

Jangan heran, jika berkunjung ke Museum Ahmad Yani, petugas pemandu museum akan mengantarkan pengunjung bukan dari arah depan melainkan dari samping belakang museum. Itu dikarenakan awal dari sejarah peristiwa penculikan dari ruang santai keluarga yang sekarang dijadikan ruang dokumentasi

Jika masuk kedalam lagi, masih tertata rapi satu kamar tidur Pak Yani serta dua kamar tidur Putra-Putrinya yang saling berdekatan.


Videografer& Editor : Denny Sugiharto
Narator : Dwi Oktaviane

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan