Ganis Widiyatmono Restu Putro siswa SMA Negeri 1 Pengasih, Kulonprogo,Yogyakarta harus berjuang keras mengikuti ujian tahun ini, lantaran ia berkebutuhan khusus low vision yang berubah menjadi kebutaan total. Namun, Ganis tak patah semangat dalam mengerjakan soal UNBK sebagai syarat kelulusan.

Ganis terpaksa mengerjakan soal ujian UNBK sendiri di ruang panitia penyelenggara dikarenakan keterbatasan fisik tak dapat melihat, pendamping pun membacakan dengan sabar soal demi soal hingga siswa memilih jawaban, lalu dibantu kembali untuk mengisinya di lembar jawaban komputer, inilah yang harus dilalui oleh Ganis pada UNBK tahun ini.

Sebagai sekolah inklusi, SMA Negeri 1 Pengasih bisa menerima siswa-siswi yang berkebutuhan khusus tak terkecuali bagi ganis yang memiliki low vision. SMA Negeri 1 Pengasih pun sempat menawarkan Ganis untuk pindah ke sekolah berkebutuhan khusus agar mendapatkan perhatian yang lebih baik, namun siswa tetap berpendirian teguh bertahan di sekolah umum dengan keterbatasan fasilitas, guru pendamping khusus dari SLB  hanya bisa datang seminggu dua kali membimbing Ganis.

Keterbatasan fisik untuk berbicara lancar dan low vision sudah dialami Ganis sejak di SMP kelas XI, siswa asal Bendungan kota Wates ini sempat melakukan operasi mata, ternyata tidak membaik setelah mengalami sakit keras, hingga keterbatasan low vision berubah menjadi buta total.
?

Jurnalis Video: Hand Wahyu

Editor: Dwi Oktaviane

Musik Ilustrasi: Tomorrow - Bensound (Royalty Free Music)