Selasa, 23 Oktober 2018

Bangunan yang disebut-sebut sebagai bagian dari pusat penelitian ilmiah di distrik Barzah, Damaskus, rusak parah setelah serangan udara Amerika Serikat, Prancis, dan Inggris, Sabtu, 14 April.

Pasukan Barat menyerang Suriah dengan lebih dari 100 rudal pada Sabtu kemarin, dengan sasaran situs senjata kimia. Serangan tersebut sebagai balasan atas dugaan serangan gas beracun.
Asap masih naik dari gedung-gedung yang rusak beberapa jam setelah serangan terjadi. Bangunan lain hancur seluruhnya.

Video: Reurters