TEMPO.CO, Cilegon - Rapat paripurna istimewa DPRD tentang penyampaian Laporan Kerja Pertanggung Jawaban LKPJ Walikota Cilegon tahun 2017, rabu 2 mei 2018 diwarnai kericuhan dan interupsi dari pimpinan DPRD Kota Cilegon.

Kericuhan dan hujan interupsi lantaran salah seorang dari sekretaris pansus LKPJ Wali Kota Aam Amrullah mengenakan jas almamater partai politik Partai Keadilan Sejahtera, sehingga pimpinan DPRD Nana Sumarna meminta melepas jas almamater.

Kericuhan yang terjadi antara pimpinan DPRD, yakni Wakil Ketua DPRD dengan salah seorang anggota DPRD Kota Cilegon, saat menyampaikan surat keputusan DPRD tentang rekomendasi Laporan Kerja Pertanggung Jawaban Wali Kota atau LKPJ Walikota Cilegon tahun 2017.

Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon, Nana Sumarna berteriak dan menggebrak meja menuding sekretaris pansus LKPJ Wali Kota Aam Amrullah yang mengenakan jas almamater, yang dianggap sebagai lambang almamater partai politik, Partai Keadilan Sejahtera saat rapat paripurna istimewa tersebut, memaksa turun dari tempat podium dan melepas jas almamater Partai Keadilan Sejahtera yang dikenakan Aam Amrullah.



Jurnalis Video: Darma Wijaya
Editor: Ridian Eka Saputra