Jalan raya yang menghubungkan ibu kota Suriah Damaskus ke provinsi tengah Homs dibuka kembali pada Rabu setelah lima tahun penutupan karena perang. Bagian jalan raya yang dikenal sebagai "Gerbang Utara Damaskus" dibangun kembali setelah pembebasan pedesaan Ghouta Timur dari para pemberontak.

 

Ketika para pemberontak menguasai Ghouta Timur, mereka juga menguasai sepanjang jalan raya dari 2012 hingga 2018, membuatnya sangat berbahaya bagi para pelancong, yang memilih untuk mengambil rute yang lebih panjang melalui daerah al-Tal. Jalan-jalan itu tak jauh lebih baik karena terdapat penembak jitu pemberontak, dan disebut"jalan kematian".

 

Setelah pemberontak terakhir mundur dari Ghouta Timur pada bulan April, pemerintah merekonstruksi jalan raya sepanjang 160 kilometer, selama proses tiga minggu. Pembukaan kembali jalan raya membuat perjalanan antara Damaskus dan wilayah tengah Suriah jauh lebih nyaman, memperpendek waktu perjalanan lebih dari tiga jam.

 

Pembukaan kembali jalan raya Damascus-Homs akan memfasilitasi koneksi bisnis di sepanjang rute dan mempercepat rekonstruksi wilayah barat daya Suriah, menurut analis politik Suriah Mazan Bilal.

 

Video : Reuters/CCTV

Editor: Farah Chaerunniza