TEMPO.CO, Jakarta: Museum di tengah kebun yang berada di jalan Kemang Timur 66 Jakarta Selatan ini, selain berisikan koleksinya yang membuat pengunjung terkesima, ternyata bangunan utama museum ini juga tidak kalah mengagumkan.Bangunan yang dirancang dengan model gaya arsitektur Jawa ini berada ditengah-tengah kebun seluas 3.500 meter persegi yang lengkap ditanami berbagai macam tumbuhan disana. Selain ada tanaman hias dan pohon kelapa, disini juga terdapat sekitar 51 pohon fosil dari era triassic yang berusia 248 juta tahun. Museum yang dibangun di atas tanah seluas 4.200 meter persegi pada tahun 1979 ini memiliki koleksi barang-barang antik lebih dari 2.400 buah yang diperoleh dari dalam maupun luar negeri. Koleksi tertua museum ini berupa terakota pada peradaban Yangshao 4.800 SM, hingga koleksi yang termuda yaitu perunggu pada awal abad ke 20.Museum pribadi milik pengusaha Sjahrial Djalil membangunnya dengan penuh kecintaan dan keseriusan terhadap seni. Ia pun berharap kelak nantinya museum ini bisa menjadi sarana pendidikan bagi masyarakat untuk mengetahui lebih banyak tentang dunia seni, sejarah dan budaya.Videografer & Editor : Denny SugihartoNarator : Dwi Oktaviane