Chen Wanghui, perempuan etnis Tibet, mengajak warga menanam bunga mawar untuk menyelamatkan desa itu dari kemiskinan, Sichuan, Cina barat daya, Senin, 2 Juli 2018. Ia adalah sekretaris Komite Partai Komunis Desa Maoshui di Provinsi Xiaojin, Provinsi Sichuan, Cina barat daya.

Desa Maoshui adalah tempat sebagian besar etnis Tibet dan minoritas Qiang tinggal. Awalnya, penduduk lokal tidak begitu antusias dengan gagasan itu, tapi upaya Chen telah terbayar. Sejauh ini, penanaman mawar telah berkembang di lebih dari 20 desa di seluruh daerah. Pendapatan petani pun telah meningkat secara signifikan. Sekitar 260 ton mawar Damask berkualitas tinggi akan dipanen tahun ini. Semuanya akan diolah menjadi berbagai produk, seperti teh, minyak esens, selai, dan kue.

 

Video: Reuters/CCTV
Editor: Dwi Oktaviane
Musik Ilustrasi: Adventures - A Himitsu  SoundCloud (No Copyright Music)