Senin, 10 Desember 2018

Menjelang pilpres 2019, sejumlah pemuka agama menyatakan keprihatinan terhadap maraknya ujaran kebencian di media sosial.

Hal itu disampaikan di kantor Centre for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC), Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018.

Dinamika politik nasional saat pilkada serentak 2018 dan menjelang pilpres 2019, menurut pemuka agama, diwarnai oleh ujaran kebencian dan penghinaan terhadap sesama, khususnya di media sosial.
Pemuka agama menyerukan untuk mengubah hubungan antar-sesama yang mengandung pertentangan itu menjadi hubungan dialogis dan memusyawarahkan perbedaan pandangan politik dengan rasa persaudaraan.

Jurnalis Video: Subekti
Editor: Ngarto Februana