Ratusan pekerja asli Papua korban pemutusan hubungan kerja (PHK) PT Freeport Indonesia melakukan aksi damai di kantor Pengurus Pusat Muhammadiyah, Jakarta, Selasa, 31 Juli 2018. Mereka berangkat dari Timika dan Jayapura untuk menyuarakan perlindungan hak warga negara. Dalam aksinya, para pekerja menuntut pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla buka mata terhadap masalah ketenagakerjaan yang dialami selama setahun lebih tanpa kepastian. Presiden diminta melindungi pekerja sebagai warga negara yang hak-haknya dirampas perusahaan, baik hak mogok kerja, berserikat, hidup sejahtera, maupun hak mendapatkan layanan kesehatan. 

 

Videografer: Subekti

Editor: Dwi Oktaviane