TEMPO.CO, Garut : Memasuki bulan Ramadan, Pengrajin kopiah di Kabupaten Garut, Jawa Barat, kebanjiran pesanan. Omset mereka pun mengalami peningkatan yang cukup signifikan hingga 80 persen dari hari biasanya.Seperti yang dialami salah seorang pengrajin kopiah, Uus Saefulloh, dia mengatakan, dalam satu pekan mampu meraup penghasilan hingga Rp 48 juta, bahkan persediaan barang telah habis sebelum memasuki lebaran.Lelaki 34 tahun ini mengaku membuat sebanyak 10 jenis kopiah, diantaranya kopiah An-Nur sablon dan rajutan, opla sablon, opal rajutan, dan kopiah zam-zam atau populer disebut peci si Madun. Kopiah asal Garut ini juga telah menembuh pasar Jakarta, Surabaya, Jambi dan Padang.Videografer : SIGIT ZULMUNIREditor : RYAN MAULANA