Rabu, 19 September 2018

Sejumlah keledai liar Mongolia atau Mongolian Khulans kembali muncul di wilayah Qitai, daerah otonomi Xinjiang Uygur, di Cina barat laut.

Keledai liar Mongolia, spesies di bawah perlindungan tingkat pertama Cina, hidup di area 330 ribu hektare padang rumput di utara Kabupaten Qitai. Kini populasinya menurun tajam karena perburuan oleh manusia dan kondisi lingkungan yang memburuk.

Chen Shengming, Direktur Kantor Konservasi Satwa Liar Qitai, 9 Agustus lalu, mengatakan kepada CCTV, "Dengan peningkatan lingkungan ekologi, keledai liar Mongolia yang jarang terlihat telah kembali ke rumah mereka dan habitat pembibitan mereka baru-baru ini. Kami telah menemukan hampir 400 dari mereka."

Pemerintah Qitai dalam beberapa tahun terakhir memperbaiki lingkungan. Beberapa keledai liar pun perlahan mulai muncul kembali.

Sekarang hanya ada 2.000 ekor keledai Mongolia di dunia. Mereka dulu tinggal di Asia Tengah dan Barat, tapi populasinya menurun tajam sejak 1960-an karena perburuan oleh manusia dan kondisi lingkungan yang memburuk.

Video/Narasi: China Central Television (CCTV)
Editor: Ngarto Februana