Rabu, 21 November 2018

Amerika Serikat dan sekutunya menggunakan provokasi teroris yang diduga senjata kimia di Provinsi Idlib, Suriah, Senin, 27 Agustus 2018. Tuduhan itu sebagai dalih politik untuk serangan rudal terhadap fasilitas pemerintah Suriah.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada Sabtu, provokasi akan dilakukan oleh teroris dari organisasi teroris Hayat Tahrir al-Sham, sebelumnya dikenal sebagai Jabhat al-Nusra, yang dilarang di Rusia, di barat laut wilayah Idlib, Jisr al-Shughour, dengan bantuan layanan khusus Inggris untuk mengambinghitamkan pemerintah Suriah. Kementerian juga mengatakan perusak dan pengebom Angkatan Laut Amerika Serikat telah dikerahkan di Negara-negara Teluk. Pada 22 Agustus lalu, Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis menyatakan ada kemungkinan serangan senjata kimia pemerintah Suriah yang terjadi di Idlib saat ini dikendalikan oleh pemberontak dan memperingatkan serangan rudal yang lebih kuat daripada yang terjadi pada April lalu.

 

Video: Reuters/CCTV

Editor: Dwi Oktaviane

Musik Ilustrasi: On the Tip - Jingle Punks (No Copyright Music)