Kamis, 13 Desember 2018

Direktur Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste, Rodrigo A. Chaves berbicara di The Energy Building, Jakarta, Kamis, 20 September 2018.

Rodrigo Chaves menyebut banyak pengamat mengkhawatirkan anjloknya nilai tukar rupiah lantaran banyaknya arus keluar modal. Sejak awal tahun, rupiah disebut terdepresiasi sekitar 9 persen. Kondisi tersebut, menurut Rodrigo, membuat orang banyak membandingkan kondisi perekonomian saat ini dengan tahun 1997.

Faktanya, kondisi pada 2018 tidak sama dengan 1997 ataupun 2013. Posisi Indonesia jauh lebih kuat daripada dulu.

Rodrigo menilai Indonesia kini memiliki fundamental ekonomi yang kuat, didukung dengan kebijakan pemerintah yang cekatan dalam mengantisipasi berbagai risiko terhadap perekonomian dalam negeri.

Jurnalis Video: Caesar Akbar
Editor: Ngarto Februana