Kamis, 13 Desember 2018

Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK menyinggung terorisme saat berpidato dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Kamis, 27 September 2018. JK mengatakan serangan teroris di Surabaya, Indonesia, yang menggunakan anak-anak, tidak dapat dibenarkan.

"Serangan teroris terakhir yang mengerikan di Surabaya, Indonesia, merupakan sebuah devolusi kekerasan, menggunakan anak-anak sebagai senjata tidak dibenarkan," ujar Jusuf Kalla. "Untuk menciptakan perdamaian berkelanjutan yang adil bagi masyarakat, seluruh negara harus menghormati hukum internasional PBB, termasuk menghormati kedaulatan dan integritas teritorial."

Video: UN Audiovisual Library (Unmultimedia.org)
Editor: Farah Chaerunniza