Kurangnya persediaan makanan dan masalah penjarahan meningkatkan ketakutan korban di daerah-daerah paling terisolasi di Sulawesi Tengah setelah dilanda gempa dan tsunami pada 28 September lalu.

Jumlah korban tewas akibat gempa Palu dan tsunami 28 September 2018 di Sulawesi Tengah naik menjadi 1.424. Adapun operasi pencarian dan penyelamatan terhambat oleh akses yang buruk ke daerah yang paling parah terdampak gempa.

Kemarin, Kamis, 4 Oktober 2018, Kepala Biro Perencanaan Basarnas Abdul Haris mengatakan banyak orang yang dikhawatirkan terjebak di reruntuhan di Palu dan Donggala serta Sigi.

Banyak jalan menuju daerah-daerah yang terkena bencana terputus sehingga sulit membawa peralatan berat ke lokasi. Meskipun listrik telah pulih di beberapa daerah, pemadaman masih terjadi di daerah yang paling parah terdampak gempa.

Video: China Central Television (CCTV)/Reuters
Editor: Ngarto Februana