Senin, 19 November 2018

Museum Nasional Suriah Damaskus dibuka kembali untuk umum mulai Ahad lalu setelah perang saudara di negara itu memaksa museum tutup enam tahun lalu.

Museum ini memiliki koleksi sekitar 100 rib barang antik yang terancam saat konflik negara dimulai pada 2011. Pihak berwenang menutup museum pada 2012 untuk melindungi artefak kuno dari kerusakan.

Museum ini sempat tutup enam tahun akibat perang saudara. Setelah situasi aman, Direktur Jenderal Barang Antik dan Museum di Damaskus membuka kembali lembaga tersebut.

Pada hari museum dibuka kembali, lebih dari 1.500 artefak, termasuk patung dan lukisan, dipajang. Beberapa koleksi pameran berasal dari kota kuno Palmyra, tempat pasukan pemerintah Suriah dan kelompok ekstremis bertempur pada awal 2015. Ketika pemerintah merebut kembali situs arkeologi yang terkenal pada Maret 2017, banyak artefak kuno telah rusak oleh ekstremis.

Video/Narasi: China Central Television (CCTV)/Reuters
Editor: Ngarto Februana