Senin, 19 November 2018

Masyarakat Amerika Serikat memenuhi tempat-tempat pemungutan suara untuk memberikan hak suara mereka dalam pemilu sela yang diselenggarakan, Selasa, 6 November 2018, waktu setempat.

Pemilu sela ini bertujuan membantu menentukan sisa dua tahun masa jabatan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, karena adanya pembagian kekuasaan di pemerintahan. 

Partai Demokrat menguasai majelis House of Representatives atau DPR Amerika Serikat dalam pemilihan sela AS tersebut, meskipun Partai Republik masih menguasai Senat AS.

Dua perempuan Muslim dari daerah pemilihan Minnesota dan Michigan terpilih sebagai anggota DPR Amerika Serikat dan menjadi Muslimah pertama yang menduduki Kongres AS setelah gelaran pemilu sela AS 6 November. Keduanya adalah Ilhan Omar dan Rashida Tlaib.

Ilham Omar dan Rashida Thalib yang berasal dari Partai Demokrat yang merupakan perwakilan kelompok minoritas yang memiliki kesempatan untuk menjadi anggota DPR AS. Di Minnesota, Ilhan Omar, 36 tahun, warga naturalisasi AS keturunan Somalia. 

Omar mengkampanyekan kebijakan Partai Demokrat seperti kesehatan, biaya kuliah gratis, dan peningkatan anggaran perumahan umum. 

Adapun Rashida Tlaib, 42 tahun, sulung dari 14 bersaudara merupakan keturunan imigran Palestina di Detroit tempat ayahnya bekerja di pabrik otomotif Ford Motor.

Tlaib mendukung kebijakan liberal, kesehatan bagi seluruh warga, reformasi imigrasi dan membatalkan kebijakan Trump untuk melarang sebagian besar warga negara Muslim memasuki AS.

Video: China Central Television (CCTV) dan Reuters
Sumber Narasi: Tempo.co (Eka Yudha Saputra)
Editor: Ngarto Februana