Rabu, 12 Desember 2018

Kabut es langka membungkus kota paling utara China, Mohe, awal Desember 2018, bahkan suhu turun hingga minus 43,5 derajat di sebuah desa.

Jarak pandang di pusat Kota Mohe kurang dari 100 meter. Meskipun cuaca ekstrem berdampak pada lalu lintas, itu tidak mengurangi antusiasme wisatawan datang ke bagian selatan negara itu.

Mereka datang dari bagian selatan negara itu, yang tidak pernah mengalami cuaca dingin seperti itu. 

Mereka sampai terperanjat saat melihat baskom berisi air panas mengalir ke udara yang segera berubah menjadi kristal es. Lalu kristal es membentuk lengkungan kabut es seakan banyak panah es melesat ke segala arah.

Kabut es tidak buyar sampai sekitar pukul 10:00. Stasiun cuaca lokal memperkirakan suhu di Mohe akan naik sedikit dalam beberapa hari ke depan.

Video: China Central Television (CCTV)
Editor: Ngarto Februana