Puncak Gunung Semeru mengalami fenomena unik, tertutup awan melingkar menyerupai topi. Kepala Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan fenomena itu terjadi karena puncak gunung tertutup awan altocumulus lenticularis. Saat ditemui di Kantornya Rabu 12 Desember 2018. Jenis awan itu terbentuk lantaran turbulensi atau pusaran angin di puncak gunung. Sutopo menuturkan peristiwa itu merupakan fenomena biasa dan pernah terjadi pada puncak gunung lainnya. Namun, Sutopo mewanti-wanti turbulensi di puncak gunung menandakan adanya pusaran angin yang kencang. Hal itu berbahaya bagi pendaki karena mengakibatkan suhu yang amat dingin.

 

Foto: twitter.com/Sutopo_PN

Editor: Zulfikar Epriyadi