Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api Wawan Irawan, mengatakan tipe letusan Gunung Anak Krakatau bukan lagi strombolian. Runtuhnya dinding gunung api yang memicu tsunami Selat Sunda, kata Wawan, Senin 24 Desember 2018. Wawan mengatakan gunung itu dibangun oleh aliran lava dan aliran material lepas. Menurut Wawan, pihaknya tengah mengevaluasi rekomendasi mitigasi bahaya Gunung Anak Krakatau. Runtuhnya dinding gunung api itu diduga membuat aliran magma tidak lagi terkonsentrasi di satu lubang.

 

Foto: Syaiful Hadi

Editor: Zulfikar Epriyadi