Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menemukan tujuh titik gundukan pasir beracun di sekitar Rusun Marunda, Jakarta Utara, Selasa, 8 Januari 2019. Pasir tersebut tersebut digunakan warga untuk mendirikan bangunan lantaran harganya jauh lebih murah dibandrol Rp 200 ribu satu truk, sedangkan puing bangunan Rp 700 ribu. Penjaga Lahan, Sumarni, mengatakan limbah tersebut dibuang orang tidak dikenal sejak akhir Desember 2018. Sumarni menyerahkan kepada pemerintah proses penanganan pasir beracun tersebut.

 

Video: M Taufan Rengganis

Editor: Zulfikar Epriyadi