Marzuki Mohamad atau yang dikenal Kill The DJ marah saat lagunya, Jogja Istimewa, dipakai kampanye dukung Prabowo. Hal itu bermula ketika lagu Jogja Istimewa yang diganti liriknya berisi dukungan kepada Prabowo viral. Selanjutnya Marzuki memberikan klarifikasi lewat akun nedia sosial pribadinya pada Senin 14 Januari 2019. Marzuki menuliskan tidak pernah memberikan izin siapapun menggunakan lagu Jogja Istimewa untuk kampanye. Menurut Marzuki warga Yogyakarta juga tak terima bila lagu itu dipakai untuk kampanye pilpres 2019. Marzuki juga menuliskan tak akan menghianati nilai lagu tersebut meski dirinya mendukung Jokowi di pilpres 2019.

 

Foto: twitter(Marzuki Mohamad)/Instagram(killthedj)

Editor: Zulfikar Epriyadi