Delapan markas tentara di Jawa Timur menjadi tempat penimbunan limbah bahan berbahaya dan beracun banyak perusahaan di sekitarnya. Selain di Cileungsi, Jawa Barat, penimbunan limbah B3 tanpa diolah sangat terlarang karena membahayakan manusia dan lingkungan.

Menyelewengkan izin dan dengan perjanjian bawah tangan, limbah panas dan beracun d Jawa Timur ini mencederai penduduk. Dengan setoran gelap Rp 1 Juta per truk, markas tentara itu diduga menerima Rp 60 Juta sehari atau hampir Rp 16 miliar setahun. Melibatkan calo limbah, perusahaan pengangkut, juga pejabat lingkungan hidup setempat.

Liputan ini terbit atas prakarsa Tempo institute dan Free Press Unlimited dalam program Investigasi Bersama Tempo.

TIM INVESTIGASI

Penanggung Jawab: Bagja Hidayat

Kepala Proyek: Sunudyantoro

Penulis: Fransisco Rosarians Enga Geken, Nurhadi

Produser Video: Nana Riskhi