Tim penyelamat berlomba dengan waktu untuk mencari kotak hitam pesawat Ethiopian Airlines (ET) ET 302, yang jatuh di dekat ibu kota Ethiopia, Addis Ababa, beberapa menit setelah lepas landas pada Ahad kemarin.

Pesawat Ethiopian Airlines (ET) ET 302, sebuah Boeing 737-800 MAX, lepas landas pukul 08:38 waktu setempat dari Bandara Internasional Addis Ababa Bole dan dijadwalkan tiba di Nairobi, Kenya pada pukul 10:25.

Pesawat kehilangan kontak pada pukul 08:44, dan jatuh di sekitar kota Bishoftu, sekitar 45 kilometer dari Addis Ababa.

Semua 149 penumpang dan delapan awak pesawat ET 302 dipastikan tewas.
Dampak besar dari kecelakaan itu telah menciptakan lubang sedalam 10 meter dengan diameter 50 meter.

Ethiopian Airlines telah meminta China Railway Seventh Group Co. Ltd., yang melakukan pekerjaan proyek di dekatnya, untuk melakukan pencarian karena area tersebut sulit diakses karena kondisi transportasi yang buruk.

Pada pukul 15:30 waktu setempat, dua ekskavator dan sebuah truk muatan telah bekerja di lokasi dan Polisi Federal Ethiopia (EPF) ada di sana untuk menjaga ketertiban.
Tim SAR telah berhasil mengambil potongan sisa-sisa mesin dan sayap pesawat pada pukul 20:00, yang tersebar di area 10 ribu meter persegi.

Video dan Narasi: China Central Television (CCTV)
Editor: Ngarto Februana