Pesawat Ethiopian Airlines Boeing 737 tujuan Nairobi jatuh Ahad dini hari, 10 Maret, di dekat Kota Bishoftu, 62 kilometer tenggara ibukota Addis Ababa. Pesawat dengan penumpang, 149, dan 8 awak pesawat itu "memiliki kecepatan vertikal yang tidak stabil," kata situs web pelacakan penerbangan Swedia flightradar24.

Pesawat dengan nomor penerbangan ET 302 yang jatuh di dekat Kota Bishoftu, 62 kilometer tenggara ibukota Addis Ababa, kata maskapai itu, adalah jenis Boeing 737-800 MAX, nomor registrasi ET-AVJ. Pesawat meninggalkan bandara Bole di Addis Ababa pukul 8.38 waktu setempat, sebelum kehilangan kontak dengan menara kontrol hanya beberapa menit kemudian pada pukul 8.44 pagi.

"Data dari jaringan Flightradar24 ADS-B menunjukkan bahwa kecepatan vertikal tidak stabil setelah lepas landas," kata flightradar24 pada feed Twitter-nya.

Ethiopian Airlines adalah salah satu maskapai penerbangan terbesar di benua itu berdasarkan ukuran armada. Kecelakaan besar terakhirnya adalah pada Januari 2010, ketika pesawat dari Beirut jatuh tak lama setelah tinggal landas.

Video: China Central Television (CCTV), situs pelacakan penerbangan Swedia flightradar24
Narasi: Reuters/Peter Brownlie, Gereja Rosalind
Editor: Ngarto Februana