Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan Bom Sibolga tidak ada hubungannya dengan pemilu serentak tahun ini. Tito menyebut jika peristiwa tersebut murni terorisme. Tito menjelaskan jika pelaku mempunyai afiliasi dengan kelompok radikal ISIS, Selasa 12 Maret 2019.