Sebuah roket yang ditembakkan dari Gaza menewaskan seorang warga sipil Israel pada Ahad, 5 Mei, dan dua pria bersenjata Palestina juga tewas dalam serangan Israel saat konflik lintas-perbatasan memasuki hari ketiga.

Sirene serangan udara memicu orang Israel di selatan negara itu, dekat Gaza, berlari ke tempat berlindung sepanjang malam saat pencegat meledakkan roket di langit.

Kata polisi Israel, satu roket yang diluncurkan dari Gaza mengenai sebuah rumah di kota Ashkelon, menewaskan satu orang.

Pengeboman Israel di Gaza mengguncang bangunan dan warga Palestina melarikan diri untuk berlindung. Kelompok gerilyawan Jihad Islam Palestina mengatakan dua dari tentaranya tewas dalam serangan Israel sebelum fajar.

Putaran kekerasan terbaru dimulai pada Jumat ketika seorang penembak jitu Islam Palestina menembak tentara Israel, melukai dua tentara, menurut militer Israel.

Israel membalas dengan serangan udara yang menewaskan dua militan dari kelompok Islam bersenjata Hamas, yang mengendalikan Gaza. Juga diumumkan pada Sabtu, 4 Mei, penutupan Persimpangan Erez dan Kerem Shalom, serta penutupan zona penangkapan ikan di lepas Jalur Gaza, sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Peningkatan ini terjadi menjelang bulan suci Ramadhan dan hari libur Hari Kemerdekaan Israel.

Video/Narasi: Reuters
(Produksi: Abed Shanaa, Mohammed Shanaa, Ran Tzabari, Lee Marzel, Lianne Back)
Editor: Ngarto Februana