Direktur Utama Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia alias Airnav Indonesia Novie Riyanto menuturkan mahalnya Tiket Pesawat secara tak langsung mempengaruhi jumlah penerbangan. Ia menyebutkan adanya penurunan frekuensi penerbangan sebesar 15 persen sejak awal tahun 2019.

Menurut Novie ada beberapa faktor yang mempengaruhi frekuensi penerbangan itu. Salah satunya, adalah tingginya tarif tiket pesawat beberapa waktu belakangan. Selain itu, ada pula dampak dari tersambungnya Tol Trans Jawa. Lantaran adanya penurunan dari frekuensi penerbangan itu, Novie mengatakan perseroan mesti melakukan efisiensi-efisiensi. 

 

Foto: ANTARA(Muhammad Iqbal/ Andreas Fitri Atmoko)/TEMPO(Candra Nugraha/ M. Taufan Rengganis)
Editor Video: Zulfikar Epriyadi