TEMPO.CO, Bandung : Setiap orang memiliki cara tersendiri dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Seperti para penari dari komunitas Wajiwa Bandung Dance Teater, Alfiyanto yang mengenakan topeng Cirebon dan didampingi dua penari berkebaya emas ini. Mereka menari selama 24 jam dengan mengeksplor seni tari kontemporer untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Gelaran bertajuk '24 Jam Menari untuk Sebuah Cinta' itu digelar di trotoar Jalan Buah Batu, tepatnya di depan kampus Sekolah Tinggi Seni Indonesia, Bandung. Aksi tahunan yang dilakukan di pinggir jalan itu kemudian menjadi pusat perhatian orang yang melintas. Risna Fitriani, anggota komunitas Wajiwa Bandung Dance Teater, menurutnya dalam setiap gerakan tarian terdapat simbol-simbol yang memiliki arti.Pada tahun-tahun sebelumnya tarian dilakukan selama 12 jam. Sementara di tahun 2014 ini waktunya di tambah menjadi 24 jam. Filosofinya diumpamakan dengan seharian mengingat dan mengenang Rasulullah SAW.Videografer : Dicky Zulfikar NawazakiEditor : Dwi Oktaviane