TEMPO.CO, Jakarta : Proyek modifikasi cuaca yang dilakukan oleh Pemprov DKI bekerjasama dengan BNPB, BPPT dan TNI untuk merekayasa cuaca di Jakarta nampaknya belum maksimal, hal ini terlihat masih tingginya itensitas hujan yang mengguyur ibukota.Andi Eka Sakya, Kepala BMKG menjelaskan, modifikasi cuaca yang dilakukan kurang maksimal karena pergerakan awan yang masif.Dana yang digelontorkan untuk rekayasa cuaca ini sebesar Rp 28 miliar. Dimana sebanyak Rp 20 miliar diberikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) , sementara Rp 8 miliar disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta. Namun pada tahun lalu, anggaran yang habis selama 42 hari modifikasi cuaca hanya mencapai Rp 12,8 miliar.Video Journalist : RYAN MAULANA