TEMPO.CO, Jakarta: Jalan-jalan ke Monas biasanya yang menjadi tujuan utama pengunjung adalah merasakan suasana diatas puncak Monas yang memiliki tinggi 132 meter. Banyak masyarakat yang tidak tahu jika hendak menuju puncak Monas mereka akan melewati sebuah ruangan besar yang berada di cawan tugu Monas, ruangan tersebut difungsikan oleh pengelola sebagai Museum Sejarah Nasional.Museum Sejarah Nasional dengan luas 80 x 80 meter persegi memiliki 51 diorama atau jendela peragaan yang disusun mengelilingi tembok dengan tema perjalanan bangsa indonesia di masa lalu. Setelah puas melihat-lihat koleksi museum yang berupa diorama, pengunjung bisa melanjutkan ke lantai satu yaitu berupa ruang Kemerdekaan. Diruangan ini pengunjung bisa menyaksikan sebuah pintu gapura yang berisi teks naskah proklamasi dan suara asli Bung Karno saat membacakan teks proklamasi. bagian dinding lainnya terdapat lambang negara Burung Garuda, Peta Negara Indonesia dan tempat Bendera Pusaka yang tampak kosong sejak tahun 2005.Dengan jumlah pengunjung pada hari biasa mencapai 1500 orang perhari dan hari libur hingga 5000 lebih pengunjung, diharapkan mereka bisa menimati semua fasilitas yang ada di tugu Monas khususnya Museum Sejarah Nasional.Videografer : Denny SugihartoNarator : Driyandono Adi Putra