Macan tutul salju, kucing besar paling langka, terekam kamera inframerah di Cagar Alam Nasional Gunung Siguniang, Provinsi Sichuan, Cina.

Rekaman pada Agustus dan September, yang baru dirilis, menunjukkan macan tutul berjalan di dekat tebing dengan ketinggian lebih dari 4.900 meter, yang menghadapi puncak tertinggi dari taman cagar alam, Gunung Yaomei, melintasi lembah setinggi 6.250 meter.

Staf cagar alam telah menemukan jejak dan kotoran macan tutul salju sebelumnya dan ini adalah pertama kalinya untuk merekam gambar dan video yang jelas dari spesies di sana.

Pemerintah mengidentifikasi macan tutul itu jantan.

Macan tutul salju adalah hewan langka di bawah perlindungan nasional tingkat atas di Cina, dan Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) mengklasifikasikannya sebagai hewan yang terancam punah. Mereka hidup di pegunungan di Asia Tengah dan Selatan di ketinggian 2.500 hingga 4.500 meter, dengan 60 persen habitatnya di Tiongkok.

Diperkirakan 4.500 hingga 7.500 macan tutul salju diyakini hidup di alam liar secara global, menurut IUCN.

Populasi global macan tutul salju telah berkurang karena faktor-faktor seperti perburuan liar, fragmentasi habitat, dan lain-lain.

Video: China Central Television (CCTVPlus)
Editor: Ngarto Februana