TEMPO.CO, Garut : Ratusan petani teh yang tergabung dalam Koperasi Serba Usaha (KSU) Putera Mekar, di Kampung Cisaat, Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dirikan pabrik pengolahan teh. Tak perlu lagi menjual ke pengepul, disini para petani bisa langsung mengolah teh hasil petiknya.Setelah diresmikan Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi bersama Bupati Garut Rudy Gunawan, pembangunan pabrik ini menelan biaya sebesar Rp 3,5 miliar dengan menggunakan dana pinjaman dari Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN). Dana itu digunakan untuk mendanai bangunan seluas 960 m2 dan pembelian tiga mesin pengering teh.Kapasitas produksi pabrik ini sebanyak 50 ton teh kering jenis green tea setiap bulannya. Hasil produksi ini akan memasok kebutuhan teh kering PT. Sariwangi AEA. Pucuk teh ini berasal dari 454 orang anggota koperasi yang mengelola lahan seluas 406,51 hektar.Videografer : SIGIT ZULMUNIREditor : DWI OKTAVIANE


  • Teh