Hampir semua orang mengetahui manfaat olahraga bagi tubuh dan kesehatan. Hanya, selalu saja ada alasan untuk menunda-nunda berolahraga. Padahal penelitian terbaru menunjukkan bahwa olahraga, khususnya lari, dapat menurunkan risiko kematian dini.

“Banyak manfaat dari berlari, bahkan meski hanya dilakukan seminggu sekali. Namun porsi yang berlebihan tak menjamin dapat menekan risiko kematian dini lebih banyak lagi,” demikian para peneliti menulis dalam jurnal daring British Journal of Sports Medicine, pekan lalu.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan 3,2 juta kematian setiap tahun terjadi akibat orang malas melakukan aktivitas fisik. Hanya, belum jelas seberapa besar dampak berlari untuk mencegah risiko kematian dini itu, terutama akibat penyakit jantung dan kanker.

Karena itu, para peneliti meninjau penelitian yang telah diterbitkan, presentasi konferensi, dan tesis doktoral dalam berbagai database akademik. Mereka mencari hubungan antara berlari dan risiko kematian dini akibat penyakit jantung maupun kanker.

 

Videografer: Zakiyah