Ilmuwan telah mengidentifikasi coronavirus atau virus korona jenis baru, di antara banyak jenis coronavirus yang dikenal. Beberapa menyebabkan flu biasa. Di bawah mikroskop, virus-virus ini menyerupai mahkota atau lingkaran cahaya.

Wabah itu dimulai akhir bulan lalu di Kota Wuhan di Cina tengah, tampaknya di pasar makanan. Sekitar 300 kasus telah diidentifikasi. Ada sekitar 260 kasus di Wuhan, menurut pejabat Cina. Kasus-kasus di kota-kota Cina lainnya, termasuk Beijing dan Shanghai, totalnya sekitar 30.

Gejala umum termasuk pilek, sakit kepala, batuk dan demam. Napas tersengal-sengal, menggigil, dan nyeri tubuh dikaitkan dengan jenis-jenis virus korona yang lebih berbahaya, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat.

Banyak coronavirus dapat menyebar melalui batuk atau bersin, atau dengan menyentuh orang yang terinfeksi.

Sejauh ini, virus itu tampak kurang berbahaya dan menular daripada SARS, yang juga dimulai di Cina dan menewaskan sekitar 800 orang. Sampai Selasa, enam kematian telah dilaporkan, semuanya di Wuhan. Virus dapat bermutasi menjadi bentuk yang lebih berbahaya dan menular, dan masih terlalu dini untuk mengatakan apa yang akan terjadi dengan yang satu ini.

Video: China Central Television (CCTVPlus)
Sumber Narasi: Dailymail
Editor: Ngarto Februana