TEMPO.CO, Garut : Sejumlah warga di Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, tepatnya di Kampung Cimaragas, Desa Karangsari, ramai-ramai memburu tikus. Kegiatan ini sudah menjadi rutinitas warga setelah lahan pertanian mereka gagal panen diserang hama tikus.Dengan menggunakan peralatan seadanya, warga yang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak ini menyusuri lahan pesawahan. Bahkan ada diantaranya yang membawa anjing untuk membatu perburuan tikus.Setiap lobang yang menjadi sarang tikus digali dengan menggunakan cangkul atau dicolok dengan menggunakan bambu. Cara itu dilakukan agar tikus dapat keluar dari sarangnya. Tikus yang keluar dari sarang ditangkap dengan menggunakan tangan atau pun dengan anjing agar langsung dimakannya.Cara membasmi tikus ini dianggap warga lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan pestisida ataupun racun tikus. Alasannya karena warga khawatir, racun tikus dapat mencemari lingkungan dan membahayakan warga lainnya.Hama tikus ini telah menyerang puluhan hektar areal pesawan di Kabupaten Garut. Tak jarang banyak diantara petani yang mengalami kerugian akibat gagal panen.Videografer : SIGIT ZULMUNIR Editor : RYAN MAULANA