Pemimpin tradisional Tshekede Pitso memiliki 'jalannya sendiri ke surga' setelah keluarganya menghormati keinginan terakhirnya untuk dimakamkan di dalam Mercedes Benz-nya.

Sang pemimpin, yang juga mantan pengusaha, Tshekede Pitso, 72 tahun, diyakini telah pingsan dan meninggal karena usia tua. Sebelum meninggal, dia berwasiat kepada tiga putrinya dan dua putranya untuk dimakamkan di mobil favoritnya.

Penduduk desa berbondong-bondong untuk menyaksikan pemimpin itu ditarik ke dalam kuburnya.

Jenazah Tshekede Pitso, dengan jas putih favoritnya, dimasukkan ke dalam mobil, dengan tangan menempel di setir. Mobil Mercedes E500 1990-an lalu ditarik dengan trailer
menuruni jalan landai dan ke 'kuburan', yang telah digali secara khusus oleh ekskavator sedalam delapan kaki.

Mantan pengusaha dan ayah enam anak itu kemudian dimakamkan dengan upacara keagamaan resmi di plot pemakaman keluarga di rumah mereka di Afrika Selatan.

Politisi Gerakan Demokrasi Bersatu yang berpangkat tinggi menjadi bahan pembicaraan karena pemakamannya yang aneh, yang membuat penduduk desa melanggar aturan penguncian virus corona.

Video: Facebook/Mfundo Nqata Bongela via Dailymail
Sumber Narasi: Dailymail
Editor: Ngarto Februana