Sebuah meme baru dihidupkan kembali dan menggabungkan beberapa klaim basi bahwa telah dilakukan penyelidikan panjang. Selama pandemi COVID-19 pada 2020, meme di media sosial menyatakan dermawan Bill Gates bermitra dengan raja bisnis George Soros dalam memiliki laboratorium di Wuhan, Cina. Klaim itu juga mengatakan Bill Gates sedang digugat oleh India atas kematian gadis-gadis akibat vaksinasi.

Memang benar bahwa salah satu pendiri Microsoft, melalui Yayasan Bill & Melinda Gates, telah menghabiskan miliaran dolar untuk mendanai penelitian dan program imunisasi anak di negara-negara berkembang.

Gates, yang telah lama memperingatkan bahwa kita tidak cukup siap untuk menghadapi pandemi global, juga berjanji untuk menyediakan miliaran dolar untuk mendanai pembuatan vaksin guna memerangi virus corona baru.

Situs cek fakta Snopes.com menelusuri meme tersebut. Menurut Snopes, meme itu melompat ke sesuatu yang terlalu jauh, yang mengklaim bahwa Gates bersama George Soros memiliki laboratorium di Wuhan.

Klaim itu juga mengatakan coronavirus baru yang menyebabkan COVID-19 sengaja direkayasa sebagai senjata biologi di lab Wuhan yang disebut milik Soros.

Gates tidak memiliki laboratorium di Wuhan, Cina, dalam kemitraan dengan Soros. Sejauh ini tidak ada bukti ilmiah bahwa virus corona baru sengaja dibuat sebagai senjata biologi.

Desas-desus bahwa "India menuntut Bill Gates karena dia memvaksinasi 77.000 gadis dunia ketiga antara usia 9 & 15 dan banyak dari mereka meninggal" juga salah.

Klaim ini tidak secara langsung terhubung dengan Gates atau the Gates Foundation, tetapi lebih ke organisasi kesehatan global PATH atau Program Teknologi Tepat Guna dalam Kesehatan. PATH melakukan penelitian mulai tahun 2009 untuk melihat apakah dapat mengurangi jumlah human papillomavirus (HPV) ) infeksi dengan menyediakan vaksin yang hemat biaya untuk masyarakat miskin.

The Gates Foundation adalah salah satu mitra global PATH dan dilaporkan menyediakan dana untuk studi HPV-nya.

Penelitian tersebut menimbulkan kontroversi di India ketika tujuh gadis yang terlibat dalam uji coba di negara itu meninggal setelah menerima vaksin mereka. Tetapi penyelidikan negara menemukan kematian itu tidak terkait dengan vaksinasi.

Dewan Penelitian Medis India (ICMR) menghentikan sementara uji klinis HPV PATH di India dan meminta PATH berhati-hati saat melakukan uji klinis. "Tetapi baik organisasi kesehatan global maupun Yayasan Gates tidak "digugat" oleh India atau "dilarang" beroperasi di negara itu.

Jadi meme yang mengklaim bahwa 'Bill Gates digugat oleh India karena kematian akibat vaksinasi adalah SALAH/DISINFORMASI.

Sumber Footages/Video/Foto: Youtube/Rappler, PATH, Snopes.com, Gatesfoundation, Business Insider, Livescience, Wikipedia/Niccolo Caranti
Sumber Narasi: Snopes.com
Editor: Ngarto Februana