Jelang Eksekusi, Dua Kapal Perang Jaga Perbatasan

Senin, 09 Maret 2015 | 18:31 WIB

TEMPO.CO, Cilacap: Dua Kapal Republik Indonesia dikerahkan untuk menjaga perbatasan sebelah selatan Indonesia. Kapal tersebut berpatroli di perairan selatan Cilacap hingga Bali. Kedua kapal tersebut adalah KRI Diponegoro dan KRI Lambung Mangkurat.

Menurut Komandan KRI Diponegoro Letnan Kolonen Laut Daru Cahyo Sumirat, operasi ini adalah operasi siaga tempur laut yang bertugas menjaga perbatasan kawasan timur Indonesia.

Ia mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari satuan tugas operasi perisai nusa yang dilaksanakan. Dari pantauan, KRI Diponegoro merapat terlebih dahulu sekitar pukul 10.00 WIB, kemudian disusul KRI Lambung Mangkurat sekitar pukul 10.44 WIB.

Sebelumnya, KRI Diponegoro yang melintas di perairan Nusakambangan antara dermaga Wijaya Pura dengan Dermaga Sodong sempat menarik perhatian peliput. Dua KRI yang memperkuat Komando Armada Timur ini baru kali pertama melintas di perairan tersebut di masa menjelang eksekusi terpidana mati gelombang kedua.

Menurut Cahyo, kedatangan KRI Diponegoro dan KRI Lambung Mangkurat yang merapat di perairan Nusakambangan untuk mengisi kebutuhan logistik. Selain itu, kedatangan kedua KRI tersebut juga untuk membantu mengamankan jalannya eksekusi mati di Pulau Nusakambangan.

Menurutnya, untuk sementara posisi kedua kapal yang berada di perairan cilacap secara khusus untuk pengamanan pelaksanaan eksekusi mati saat ini belum ada perintah.

Videographer : ARIS ANDRIANTO

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan