Balai Besar Karantina Pertanian Bandara Soekarno Hatta Gagalkan Aksi Penyeludupan Satwa

Rabu, 19 Oktober 2016 | 20:49 WIB

TEMPO.CO, Banten: Balai Besar Karantina Pertanian Bandara Soekarno Hatta, Tangerang berhasil mengagalkan penyelundupan satwa dilindungi yang akan dikirim keluar negeri, tidak hanya satwa, petugas juga berhasil mengagalkan penyelundupan benih tanaman berbahaya. Modus yang digunakan mulai dari disembunyikan di dalam tas sekolah hingga disembunyikan di dalam loudspeaker dan koper,

Maraknya penyelundupan satwa dilindungi yang dikirim ke luar negeri melalui kantor pos, tidak lepas dari kesulitan yang dialami pihak Balai Karantina, ketika mencegah transaksi online antara konsumen dengan produsen. Dalam kurun waktu sepekan terakhir, Balai Karantina Pertanian Bandara Soekarno Hatta, Tangerang berhasil mengagalkan penyelundupan 58 ekor ular, 2 ekor kura kura dan 1ekor biawak dengan tujuan negara China, Australia, Fhilipina, Malaysia.

Selain itu balai karantina juga menahan impor benih tanaman berbahaya diantaranya 80 sachet benih sayuran asal korea, 1,7 kilogram benih padi dari China dan 25 batang bibit kurma dari Dubai.



Menurut Banun Harpini, Kepala Badan Karantina Pertanian menjelaskan dalam kurun waktu tiga bulan ada 57 ular, 2 kura kura dan benih tanaman ilegal, dikhawatirkan barang tersebut membawa penyakit yang belum ada di Indonesia. Selain mengagalkan hewan dilindungi dan benih berbhaya, Balai Karantina Pertanian juga membentuk tim pengawasan anti pungli untuk menjamin transparasi petugas karantina dalam menjaga kekayaan sumber daya alam.

Video Jurnalis : Marifka Wahyu Hidayat
Editor/Narator: Ridian Eka Saputra

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan