Ada Bekas Memar Pada Tubuh Taruna Akpol yang Tewas, Polisi Periksa 21 Taruna Lain

Jum'at, 19 Mei 2017 | 15:22 WIB

TEMPO.CO, Semarang: Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jendral Polisi Condro Kirono menyatakan Polisi saat ini sedang melakukan penyelidikan terkait tewasnya Brigdatar Mohammad Adam, Taruna Akpol tingkat II pada kamis dinihari. Ada 21 saksi baik teman seangkatan maupun taruna tingkat III senior korban yang diduga mengetahui tewasnya taruna tersebut.

Irjen Pol Condro Kirono mengatakan saat ini pihak kepolisian telah mengirimkan tim labfor DVI dan Inafis untuk melakukan olah TKP dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan 21 orang taruna. Pihak kepolisian mendapat informasi ketika korban sudah berasda di rumah sakit, saat ini korban sedang diotopsi di Rumah Sakit Bhayangkara.

Menurut Condro, dari visum luar tampak bekas memar di dada, diduga ada pemukulan terhadap taruna tersebut. Diketahui sebelum korban meninggal, korban masih melakukan aktifitas seperti biasanya, korban sendiri berasal dari Jakarta namun masuk Akpol dari daerah Ambon, Maluku.

Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan terhadap kematian taruna tingkat II tersebut. Diperoleh informasi, setelah apel malam, 22 Taruna angkatan II dipanggil untuk berkumpul ke barak Flat A atas Taruna tingkat III. setelah berkumpul, taruna tingkat II tersebut diperintahkan mengambil posisi sikap tobat sambil dberi arahan. Diduga pada acara tersebut taruna angkatan III atau taruna senior melakukan pemukulan bertubi tubi hingga mengakibatkan korban kejang. Korban meninggal dunia setelah dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara.



Jurnalis Video: Budi Purwanto
Editor/Narator: Ridian Eka Saputra

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan