Dinkes Kota Serang Gelar Sidak di Pasar Lama, Temukan Tahu Berformalin

Jum'at, 16 Juni 2017 | 15:49 WIB

TEMPO.CO, Banten: Sejumlah pegawai Dinas Kesehatan Kota Serang Banten, melakukan sidak pemeriksaan pangan dibulan puasa, ke pasar tradisional di Kota Serang Banten. Kali ini, sidak untuk memastikan kemanan pangan dibulan puasa, sidak ini dilakukan di pasar lama, Kota Serang salah satu sentra penjualan makanan.

Hasilnya pegawai Dinas Kesehatan Kota Serang, masih menemukan makanan yang mengandung zat kimia berbahaya seperti formalin. Kandungan formalin ditemukan pada makanan jenis tahu kuning dan tahu putih yang dijual bebas pedagang dipasar tradisional. Kandungan pengawet mayat dan bahan perekat kayu lapis teersebut ditemukan pada tahu, setelah pegawai Dinkes malukan uji test kit dilokasi pasar.

Sebelemunya petugas mengambil sejumlah sampel makanan dengan cara membelinya dari pedagang, dari seluruh makanan yang diambil sampel, seperti kolang kaling, kembang pacar, tahu dan lainya hanya tahu yang mengandung formalin.

Ade Elman Suhendar, Kasi Farmasi dan Alat Kesehatan Dinas Kesehetan, Kota Serang Banten mengatakan, jika makanan mengandung formalin dikonsumsi dalam jangka panjang maka akan menyebabkan kanker.

Menindak lanjuti temuan formalin pada makanan tersebut, pegawai Dinas Kesehatan Kota Serang dengan menggandeng BPOM Serang kemudian akan melakuakan tindakan, menelusuri sampai ke tingkat produsen pembuat tahu tersebut.

Sanksi pidana bahkan diberlakukan jika si produsen, terbukti mencampurkan senyawa kimia yang biasa digunakan untuk pengawet mayat tersebut untuk dicampurkan pada makanan.


Jurnalis Video: Darma Wijaya
Editor/Narator: Ridian Eka Saputra

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan