Pegiat Literasi Moli Banten Konvoi Mendukung KPK

Jum'at, 14 Juli 2017 | 16:39 WIB

TEMPO.CO, Serang: Sejumlah pegiat literasi yang tergabung dalam motor literasi, Moli Banten, Jumat siang, 14 Juli 2017 melakukan konvoi dari Rumah Dunia, Ciloang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang Banten menuju Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, Kuningan, Jakarta.

Pegiat literasi Banten ini akan bergabung dengan pegiat antikorupsi lain untuk menyuarakan anti-hak angket DPR terhadap KPK. Selain itu, aksi ini juga untuk memberikan dukungan KPK agar kinerja KPK dalam memberantas korupsi tidak terganggu dengan adanya hak angket dari DPR, yang dinilai aneh dan menggelikan.

Tidak hanya dari Serang, Banten, pegiat literasi dari Motor Perahu Pustaka Lampung juga bergabung bersama Moli Banten untuk melakukan aksi konvoi menuju gedung KPK di Jakarta.

Pendiri Motor Literasi Banten, sekaligus dosen di salah satu perguruan tinggi di Banten, Firman Venayaksa menilai alasan DPR menggulirkan hak angket terhadap KPK adalah konyol. DPR beralasan KPK sudah lama berdiri tapi masih banyak terjadi korupsi di Tanah Air.

Pegiat literasi ini menyebut hak angket oleh DPR adalah bentuk ketakukan DPR terhadap KPK yang gencar menangkapi para koruptor yang berasal dari DPR dan kolega–koleganya. DPR seharusnya memberikan penguatan terhadap KPK bukan melemahkan dengan menggulir hak angket untuk KPK.

Oleh karena itu pegiat literasi di Banten ini mengajak masyarakat untuk menolak hak angket terhadap KPK, jika hak angket yang digulirkan wakil rakyat itu melemahkan KPK.

Jurnalis Video: Darma Wijaya
Editor/Narator: Ngarto Februana

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan