Lapaknya Digusur, Puluhan Pedagang Demo di Depan Kantor Walikota Semarang

Sabtu, 15 Juli 2017 | 16:07 WIB

TEMPO.CO, Semarang: Usai diobar abrik Satpol PP, puluhan pedagang ban bekas dan velg mobil di Jalan Imam Bonjol, Semarang menggelar demo ke Balaikota Semarang, Jumat(14/7). Pedagang merasa ditindak semena-mena oleh petugas Satpol PP karena belum ada titik temu terkait relokasi. Tujuannya ke Balaikota untuk bertemu dan mengajak Walikota berdialog mencarikan solusi terbaik.

Menurut pedagang, mereka telah puluhan tahun berjualan di lokasi tersebut. Sekitar tiga ratus meter ruas Jalan Imam Bonjol digunakan sekitar 8 pedagang untuk berjualan ban bekas. Semula mereka mengunakan bahu jalan untuk melakukan aktifitas bongkar pasang ban mobil. Setelah pernah dibongkar Satpol PP, lapak mereka diundurkan di belakang saluran air. Namun petugas Satpol PP tetap saja membongkar lapak pedagang ban bekas ini.

Menurut Zaenal Petir salah satu koordinator aksi mengatakan adanya disriminatif yang dilakukan oleh petugas. Satpol PP lebih tajam untuk penegakkan Perda kepada wakyat kecil akan tetapi tidak untuk pengusaha besar. Contohnya hotel di sepanjang Imam Bonjol banyak yang menggunakan pedestarian untuk parkir mobil.

David Faisal salah Satu pedagang mengatakan dirinya berharap tetap bisa berdagang. Ia berharap mendapatkan solusi dari pemerintah kota semarang.



Jurnalis Video: Budi Purwanto
Editor/Narator: Ridian Eka Saputra

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan