KPK Tetapkan Setya Novanto sebagai Tersangka Korupsi E-KTP

Senin, 17 Juli 2017 | 22:15 WIB

TEMPO.CO, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menetapkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Setya Novanto, sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau e-KTP 2011-2012, yang mengakibatkan kerugian negara dua koma tiga triliun rupiah. Penetapan tersangka tersebut berdasarkan hasil pengembangan dari fakta persidangan kasus korupsi eKTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto.

Dalam pengadaan e-KTP, Setya Novanto diduga menyalahgunakan wewenangnya sebagai anggota DPR pada periode 2009-2014. KPK menduga, Setya Novanto melalui Andi Narogong, diduga memiliki peran dalam proses perencanaan dan pembahasan anggaran di DPR terkait pengadaan eKTP.

Selain itu Setya Novanto juga diduga berperan dalam mengondisikan pengadaan barang dan jasa eKTP dengan nilai paket pengadaan eKTP sebesar lima koma sembilan triliun.
Setya Novanto disangkakan melanggar Pasal 3 atau Pasal 2 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi.

Jurnalis Video: Eko Siswono Toyudho
Editor: Ngarto Februana

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan