Sabtu, 19 Agustus 2017

Produksi Ikan Asap Modern Demak Tingkatkan Pasar Menengah ke Atas

TEMPO.CO, Demak: Sentra produksi ikan asap modern di Kabupaten Demak Jawa Tengah saat ini terus meningkatkan produksi untuk menyasar kelas menengah ke atas. Pengelola sedang mencoba terobosan dengan pengepakan yang lebih higienis untuk dipasarkan ke toko-toko modern dan pasar luar negeri. Saat ini pasar ikan asap masih terbatas di pasar-pasar tradisional di sekitar Demak.

Upaya tersebut dilakukan dengan memperbaiki kemasan produk dan ruang penyimpanan yang higienis yang menjadi standar untuk menyasar toko-toko waralaba. Di sentra produksi di Desa Wonosari, Kecamatan Bonang ini ada 80 kelompok usaha yang setiap hari memproduksi ikan asap. Jumlah tersebut akan mendukung upaya peningkatan pasar menengah ke atas.

Yang menarik dari lokasi usaha tersebut adalah bervariasinya jenis ikan asap. Masing-masing memiliki spesialisasi mulai dari ikan manyung, bandeng, pari, tongkol dan lele. Karena jenis ikan tersebut adalah ikan yang disukai konsumen sehingga pengusaha mendatangkan ikan dari berbagai kota pelabuhan seperti Juwana dan Probolinggo, Jawa Timur.

Untuk mengintensifkan usaha, bahan bakar batok kelapa diganti dengan limbah bonggol jagung yang melimpah di sekitar Kabupaten Demak. Upaya penggunaan limbah jagung dianggap sebagai penghematan ongkos produksi agar memiliki daya saing.

Jurnalis Video : Budi Purwanto
Editor/Narator : Dwi Oktaviane