Zat yang ditemukan di sisi jauh bulan oleh penjelajah lunar Cina Yutu-2 diperkirakan breccia, kata para ahli Pusat Kontrol Aerospace Beijing, Jumat.
Selama hari kedelapan eksplorasi bulan, penjelajah Yutu-2 menemukan zat koloid di lubang di permukaan bulan, dan setelah penelitian lebih lanjut, para ahli percaya bahwa itu mungkin breksi.

Hingga kini, bajak Yutu-2 telah bekerja selama 18 hari di bulan. Ia telah mengumpulkan banyak data tangan pertama, memberikan dasar ilmiah yang penting bagi manusia untuk memahami komposisi material sisi jauh bulan dan struktur bawah tanah bulan.
Wahana Chang'e-4 dan rover Yutu-2 kembali bekerja pada 15 Juni, dan memasuki hari ke-19 eksplorasi bulan mereka.

Video/Narasi: China Central Television (CCTV)
Editor: Ngarto Februana