TEMPO.CO, Garut : Panorama nan memukau dapat disaksikan di Gunung Papandayan. Keindahan alam ditambah sejuknya udara pegunungan membuat para pendaki tidak mau beranjak. Tetapi, keindahan tersebut dapat hancur seketika oleh ulah pendaki yang tidak disiplin. Sampah plastik dari kemasan makanan menjadi masalah yang kronis pada setiap pendakian.Rakim, petugas dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat mengatakan, para pendaki sudah dihimbau agar membawa kembali sampah dari camping ground. Meski begitu, masih ada saja tumpukan sampah di lokasi camping ground Pondok Saladah, Gunung Papandayan.Hal tersebut berbanding terbalik dengan sekelompok pendaki yang mendaki dengan konsep zero waste. Siska Nirmala seorang penggagas zero waste adventure mengatakan, permasalahan sampah di hutan sudah menjadi hal yang kronis seperti di perkotaan. Dengan zero waste adventure, mereka mencoba mengurangi sampah dengan tidak membawa makanan dalam kemasan setiap pendakian mereka.Mereka membawa bekal makanan pada wadah yang sudah disiapkan. Hal tersebut guna mengurangi membawa sampah dan tidak mengotori alam. Makanan yang dibawa pun beragam. Dari makanan basah hingga makanan kering mereka kemas dalam wadah yang kemudian dipacking di dalam tas.Videografer : DICKY ZULFIKAR NAWAZAKIEditor : RYAN MAULANA