Sebuah teleskop baru di Okayama, Jepang mengamati superflare pada bintang di konstelasi Leo untuk lebih memahami bagaimana superflare pada Matahari dapat mempengaruhi teknologi dan kehidupan di Bumi.

Dengan menggunakan instrumen baru ini, yang terletak di puncak bukit di Okayama di sebelah barat Kyoto, para astronom dari Sekolah Pascasarjana Ilmu Pengetahuan Universitas Kyoto dan Observatorium Astronomi Nasional Jepang telah berhasil mendeteksi 12 fenomena flare bintang pada AD Leonis, sebuah bintang kerdil merah.Secara khusus, salah satu suar ini 20 kali lebih besar dari yang dipancarkan oleh Matahari kita sendiri.

Video/Foto: National Astronomical Observatory of Japan (NAOJ)
Sumber Narasi: nao.ac.jp, scitechdaily.com
Editor: Ngarto Februana