Kasus Demam Berdarah di Singapura hingga Rabu (5/8) tercatat melampaui 20.600 dengan jumlah kematian mencapai 19 jiwa.

Badan Lingkungan Nasional Singapura telah meluncurkan gerakan anti-nyamuk selama dua minggu terakhir sebagai upaya pencagahan nasional. Badan tersebut mendesak seluruh anggota masyarakat untuk segera bertindak dala memberantas habitat perkembangbiakan nyamuk.

Kasus demam berdarah mulai melonjak sejak April lalu, hingga kasus mingguan baru yang dikonfirmasi Singapura telah mencapai 1.000. Selain cuaca lembab, virus Corona makin memperburuk situasi karena menguntungkan bagi perkembangbiakan nyamuk.

Menurut WHO, DB adalah salah satu infeksi yang telah meningkat dua kali lipat selama 10 tahun terakhir di beberapa negara di Asia Tenggara.

VIDEO: CCTV+
EDITOR VIDEO: Aditya Sista